Tiongkok Sumbang Energi Positif untuk Stabilitas Kawasan

2017-11-23 14:06:56

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi pada hari Sabtu dan Minggu lalu masing-masing di Bangladesh dan Myanmar memaparkan sikap Tiongkok terhadap situasi di negara bagian Rakhine Myanmar, sekaligus mengemukakan usulan penyelesaian isu Rohingya melalui tiga tahap.

Isu Rohingya telah mengundang perhatian dunia internasional dan menjadi fokus konflik. Penasihat Negara merangkap Menteri Luar Negeri Myanmar Aung San Suu Kyi membantah terjadinya pembersihan etnis di negara tersebut, Myanmar tidak takut terhadap penyelidikan internasional dan akan berupaya menengahi krisis Rohingya. Namun, negara-negara Barat termasuk AS melayangkan kritikan keras terhadap pemerintah Myanmar, sehingga Aung San Suu Kyi pun dihadapkan pada ujian. Selain Myanmar, Bangladesh juga tengah menghadapi ujian, yang diakibatkan oleh besarnya arus pengungsi.

Terkait berbagai dampak akibat guncangan di dalam negeri Myanmar, Tiongkok langsung menyediakan bantuan kemanusiaan kepada Myanmar dan Bangladesh. Hal itu telah mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak. Sekretaris Jenderal Palang Merah Myanmar menyatakan, di saat Myanmar menghadapi berbagai kesulitan, Tiongkok selalu menjadi pihak pertama yang memberikan bantuan. Di samping itu, Pemerintah Bangladesh juga berterima kasih atas tanggapan cepat dan bantuan dari Tiongkok. Bantuan dari pihak Tiongkok sangat dibutuhkan pengungsi. Tiongkok tidak sembarangan membicarakan krisis kemanusiaan, tapi memperhatikan kesulitan yang dihadapi pengungsi, dan memberikan bantuan secara murah hati.

Bantuan Tiongkok kepada Bangledesh dan Myanmar sekali lagi memanifestasikan esensi kebijakan luar negeri Tiongkok. Pada bulan Oktober 2013, Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam sebuah seminar tentang diplomasi dengan Negara-negara tetangga telah mengajukan konsep diplomatik yang bersahabat, tulus, saling menguntungkan dan inklusif. Presiden Xi secara khusus menekankan bahwa Tiongkok akan melakukan lebih banyak hal yang mendapatkan dukungan, sekaligus menguntungkan negara-negara tetangga.

Masalah Etnis Rohingya sudah berlangsung lama dan melibatkan isu-isu sejarah, etnis dan agama yang rumit. Tiongkok tidak memihak siapa pun, juga tidak sembarangan memberikan komentar, melainkan terus menekankan bahwa Bangladesh dan Myanmar adalah tetangga dan sahabat Tiongkok. Target Tiongkok adalah mendorong penyelesaian masalah secara layak.

Oleh karena itu, Tiongkok mengajukan penyelesaian isu Rohingya melalui 3 tahap. Tahap pertama yaitu, melakukan gencatan senjata dan memperingatkan berbagai pihak mencegah kembali terjadinya konflik. Ini merupakan prasyarat untuk menghindarkan jatuhnya lebih banyak korban jiwa serta kerugian harta benda, sekaligus merupakan dasar bagi berbagai pihak untuk melakukan dialog tahap selanjutnya.

Tahap kedua ialah Tiongkok mengusulkan agar Myanmar dan Bangladesh menemukan cara yang layak untuk menyelesaikan masalah melalui perundingan, sekaligus menghimbau dunia internasional mencegah peruncingan konflik dan menciptakan iklim yang kondusif bagi konsultasi bilateral.

Terakhir adalah Tiongkok menunjukkan, kemiskinan adalah melalui pembangunan merupakan highlight dari konsep Tiongkok. Tiongkok berjanji akan menyediakan bantuan seperlunya kepada negara-negara terkait, juga menghimbau masyarakat internasional untuk meningkatkan dukungan terhadap upaya etnis Rohingya di Negara Bagian Rakhine untuk keluar dari kemiskinan demi terciptanya stabilitas keamanan. Menghadapi isu Rohingya yang rumit dan sensitif, konsep penyelesaian 3 tahap yang diajukan Tiongkok mendapat pengakuan dan disetujui Bangladesh dan Myanmar. Tiongkok sekali lagi memainkan peranan positif bagi kestabilan kawasan.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok