Konferensi Menlu Asia-Eropa Tentukan Arah Kerja Masa Depan

2017-11-22 13:34:48

Konferensi Menteri Luar Negeri ASEM (ASEM Foreign Ministers' Meeting) ke-13 kemarin (21/11) ditutup di Naypidaw, ibukota Myanmar. ASEM kali ini menentukan arah pekerjaan masa depan pada pendorongan interkoneksi Asia-Eropa, melalui peningkatan interkoneksi antar dua kawasan untuk mendorong perkembangan yang berkelanjutan.

Tahun ini adalah awal dasawarsa ketiga ASEM. Tahun lalu, KTT Asia-Eropa yang diselenggarakan dalam perayaan genap 20 tahun ASEM telah menegaskan kembali akan mengarusutamakan interkoneksi, mendorong konektivitas komprehensif antar negara-negara anggota untuk meletakkan dasar topik konferensi tahun ini.

Dalam konferensi selama 2 hari ini, 500 wakil dalam 54 delegasi dari 51 negara anggota, Sekretariat ASEM, UE dan Yayasan Asia-Eropa membahas topik-topik yang menarik perhatian masyarakat, antara lain, pembangunan berkelanjutan, keamanan dan kestabilan kawasan, pencegahan dan pemberantasan terorisme dan kekuatan ekstrimisme, penjualan narkoba, imigran, perikanan ilegal, perlucutan senjata, keamanan internet serta senjata non-proliferasi. Selain itu, situasi Provinsi Rakhine Myanmar Utara juga menjadi fokus perhatian para peserta konferensi.

Konferensi kemarin juga mengeluarkan pernyataan ketua, yang meliputi hubungan kerja sama, perdamaian, pembangunan berkelanjutan dan masa depan ASEM.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok