Dubes Tiongkok: Tiongkok dan Laos Akan Terus berupaya Membangun Komunitas Senasib-sepenanggungan

2017-11-08 13:06:34 CRI

Dubes Tiongkok: Tiongkok dan Laos Akan Terus berupaya Membangun Komunitas Senasib-sepenanggungan

Sekjen Komite Sentral PKT, Presiden Xi Jinping akan mengadakan kunjungan kenegaraan ke Republik Rakyat Demokratis Laos dari tanggal 13 hingga 14 November mendatang. Ini merupakan kunjungan pertama pemimpin tertinggi Tiongkok ke Laos dalam 11 tahun terakhir. Duta Besar Tiongkok untuk Laos, Wang Wentian dalam wawancara dengan media Tiongkok baru-baru ini menyatakan, kunjungan tersebut memanifestasikan perhatian besar pemerintah dan Partai Komunis Tiongkok terhadap pengembangan hubungan kemitraan strategis komprehensif Laos-Tiongkok. Kedua negara akan terus membangun komunitas senasib sepenanggungan yang kokoh.

Kunjungan Xi Jinping kali ini diadakan atas undangan Sekjen Komite Sentral Partai Revolusioner Rakyat Laos, selaku Presiden Laos Bounnhang Vorachith. Laos merupakan salah satu persinggahan pertama dalam kunjungan luar negeri Xi Jinping pasca Kongres Nasional ke-19 PKT. Dubes Wang Wentian berpendapat bahwa kunjungan Xi Jinping mempunyai arti penting bagi kedua partai, kedua negara beserta rakyatnya

Wang Wentian menyatakan, melalui kunjungan kali ini, kedua pihak akan bersama-sama menetapkan cetak biru pengembangan hubungan kedua partai dan kedua negara pada era yang baru, menetapkan prioritas kerja sama kedua pihak di masa depan, secara lebih lanjut memperpadat dan mengembangkan hubungan kemitraan kerja sama strategis komprehensif kedua negara yang dilandaskan azas saling percaya, saling membantu dan saling menguntungkan.

Terinspirasi oleh inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan Tiongkok, Laos mencanangkan visinya menjadi negara land-linked atau negara yang terhubung dengan negara lain. Dalam Forum Satu Sabuk Satu Jalan untuk Kerja Sama Internasional pada bulan Mei lalu, Presiden Xi Jinping dan Presiden Bounhang mencapai kesepakatan baru untuk bersama-sama mendorong pembangunan Satu Sabuk Satu Jalan. Pemerintah kedua negara juga menandatangani sejumlah dokumen, antara lain rencana kerja sama antar pemerintah kedua negara mengenai pembangunan Satu Sabuk Satu Jalan, dan Prinsip Bimbingan Pendanaan Satu Sabuk Satu Jalan. Seiring dengan kemajuan pembangunan Satu Sabuk Satu Jalan dan proyek jalur kereta api Laos-Tiongkok, kini Laos telah menjadikan visi negara lank-linked sebagai strategi nasional.

Wang Wentian menunjukkan pula, sistem industri Laos kini masih belum sempurna, dan perlu mengimpor banyak barang dari negara lain, sehingga kerja sama kapasitas produksi kedua pihak di bidang pembangunan PLTA, tenaga listrik, permesinan dan lain sebagainya akan membantu penyinergian sektor industri kedua negara.

Laos akan menetapkan tahun 2018 sebagai tahun pariwisata Laos. Wang Wentian menyatakan, Tiongkok akan mendukung kebijakan Laos yang menguntungkan bagi perkembangan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan perbaikan taraf kehidupan rakyat.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok