Dubes Tiongkok Untuk ASEAN: Dukungan Tiongkok Adalah Pragmatis

2017-11-01 10:25:21

Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN Xu Bu baru-baru ini menerima wawancara eksekutif majalah ASEAN Focus milik Balai Riset Yousef Issam Singapura, menjawab pertanyaan yang diperhatikan oleh wartawan majalah tersebut.

Mengenai masalah mengapa Tiongkok berulang kali menegaskan dukungannya atas status pusat ASEAN, namun di internal ASEAN ada pandangan yang berbeda dengan berpendapat bahwa pernyataan sikap pihak Tiongkok “hanya omong-omong saja, tidak pragmatis” serta masalah tentang apa artinya status pusat ASEAN bagi Tiongkok, mengapa begitu penting bagi Tiongkok?

Duta Besar Tiongkok Xu Bu mengatakan, fakta lebih kuat dari pada kata. Dukungan Tiongkok kepada ASEAN adalah pragmatis, kerja sama antara kedua pihak sudah mencapai keberhasilan, hari depan dan nasib Tiongkok berkaitan erat dengan negara-negara ASEAN, ini adalah kenyataan yang tak dapat dibantahkan. Negara-negara ASEAN adalah tetangga Tiongkok dan negara-negara yang diprioritaskan dalam kebijakan luar negeri Tiongkok serta adalah mitra utama dalam pembangunan “satu sabuk satu jalan”. ASEAN yang damai dan stabil serta mendominasi dan menggerakkan kerja sama regional bermanfaat bagi negara-negara di kawasannya.

Xu Bu menyatakan, pada tahun 2013, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengajukan proposal untuk membangun komunitas senasib yang lebih erat dengan ASEAN. Tiongkok dengan tegas mendukung pembangunan komunitas bersama ASEAN, dengan tegas mendukung status pusat ASEAN dalam urusan regional. Pernyataan itu bukan omong kosong, tetapi adalah aksi yang nyata dan mencapai sudah hasil. Sejak diadakannya dialog pada tahun 1991 dan kemitraan strategis pada tahun 2003, kedua pihak telah meningkatkan saling percaya politik, kerja sama di berbagai bidang menjadi lebih erat, nilai perdagangan antara kedua pihak pada tahun 2016 mencapai US$ 452,2 miliar, pertukaran personel sudah menerobos 38 juta.

Xu Bu menyatakan, di bawah upaya bersama kedua pihak, hubungan antara Tiongkok dan ASEAN sudah menjadi hubungan yang paling berdaya hidup dan paling bermakna di antara mitra dialog ASEAN. Memang antara Tiongkok dengan sebagian negara ASEAN terdapat kontroversi atas Laut Tiongkok Selatan, namun tidak perlu mencurigai komitmen Tiongkok yang mendukung status pusat ASEAN hanya karena masalah Laut Tiongkok Selatan. Kini, Tiongkok dengan negara-negara ASEAN sudah mencapai kesepahaman mengenai penyelesaian masalah Laut Tiongkok Selatan melalui “dwi jalan pikiran”, hal itu akan bermanfaat bagi perdamaian dan kestabilan di kawasannya.

Yang patut diperhatikannya ialah, ASEAN perlu mempertahankan prinsip penyelesaian perselisihan melalui dialog dan konsultasi, mempertahankan “kesepahaman dan memperhatikan kesenangan berbagai pihak”, berupaya menghindari persengketaan yang dipicu oleh negara tertentu karena kepentingannya pribadi, sehingga merusak persatuan ASEAN, mengganggu kerja sama regional dan mendampak status pusat ASEAN.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok