Diplomasi ekonomi Indonesia diharapkan dapat meningkatkan penetrasi pasar ke Afrika

2017-10-04 09:53:16

Diplomasi ekonomi Indonesia diharapkan dapat meningkatkan penetrasi pasar ke Afrika. Benua ini menyimpan potensi untuk mendorong ekspor dan investasi Indonesia. Kampanye publik menjadi penting. Untuk meningkatkan kesadararan publik mengenai Diplomasi Ekonomi Indonesia di Afrika, Kemlu meluncurkan target.

Staf Khusus Menlu untuk Isu-Isu Strategis Kemlu, Duta Besar Djauhari Oratmangun kemarin (03/10) di Jakarta mengatakan, Afrika merupakan benua masa depan dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tenaga kerja yang melimpah dan daya beli yang kuat. Hal inilah yang menjadikan Afrika sebagai pasar prospektif untuk produk-produk Indonesia.

Upaya-upaya penetrasi ke Afrika antara lain dilakukan dengan bantuan skema pembiayaan oleh Indonesia Eximbank yaitu National Interest Account, rencana skema imbal dagang dan negosiasi pembentukan Preferential Trade Agreement.

Dubes Oratmangun mengatakan, Untuk itu, Indonesia akan menyelenggarakan Indonesia-Africa Forum (IAF) di Bali pada April 2018 sebagai platform untuk mendekatkan kalangan bisnis Indonesia dengan negara-negara di Afrika.

IAF, lanjutnya, akan menjadi acara bersejarah bagi hubungan bisnis Indonesia dan negara-negara di Afrika. Forum ini diharapkan akan melahirkan kesepakatan-kesepakatan bisnis yang bernilai signifikan untuk kedua pihak.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo tegas memberikan arahan untuk mewujudkan kedekatan politik dengan Afrika yang telah dibangun sejak 1955. Hubungan ini, menurut Presiden, harus ditransformasikan menjadi kedekatan ekonomi yang nyata dan menekankan pada peningkatan investasi, kerja sama teknik serta penghapusan hambatan perdagangan.

Dalam pertemuan para pemimpin negara G20 (Hamburg, Juli 2017), Presiden Joko Widodo juga telah menegaskan dukungan Indonesia atas pengembangan kemitraan yang sejajar G20-Afrika dan pencapaian Agenda 2063 di Afrika melalui Compact with Africa.

Selain itu, upaya diplomasi ekonomi ke Afrika juga telah dilakukan oleh Menlu Retno Marsudi. Menlu telah beberapa kali melakukan kunjungan bilateral ke beberapa negara Afrika dengan membawa misi bisnis.

Sebanyak 60 peserta bincang ala pegiat PR yang terdiri dari perwakilan media, perusahaan dan praktisi PR di Indonesia, menanggapi positif upaya peningkatan diplomasi ekonomi Indonesia di Afrika. Disampaikan bahwa upaya tersebut selain membawa manfaat ekonomi juga diyakini akan dapat meningkatkan citra Indonesia di mata dunia internasional. (sumber: Dit. Afrika/Yo2k)


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok