Peroleh Visa Indonesia, Sepasang Panda Asal Sichuan Siap Menetap di Indonesia

2017-09-28 11:48:14

Aktifitas pada hari Rabu ini di China Conservation and Research Centre for the Giant Panda Wolong Base yang dengan jarak tempuh kurang lebih 2,5 jam dari pusat kota Chengdu, ibukota Provinsi Sichuan lebih sibuk dari biasanya. Setelah proses yang cukup lama dan tentunya dengan kerja keras dan dukungan berbagai pihak baik dari Indonesia dan Tiongkok, tepat pada siang hari tanggal 27 September 2017 digelar seremoni pelepasan keberangkatan sepasang panda jenis Ailuropoda Melanoleuca menuju pusat konservasi satwa Taman Safari di Cisarua, Jawa Barat,  Indonesia. Sang pejantan berbobot 127 kg diberi nama Cai Tao yang artinya keramik yang indah, dan sang  betina Hu Chun juga memiliki arti nama yang tak kalah bagus, yaitu musim semi yang cantik.

“Sebenarnya pembahasan yang cukup intensif mengenai rencana kerja sama ini telah dimulai sejak tahun 2013, namun titik kulminasinya adalah penandatanganan Memorandum of Understanding antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok, serta Nota Kesepakatan Kerja Sama di bawah kerangka business-to-business antara PT. Taman Safari Indonesia dengan China Wildlife Conservation Association di sela-sela penyelenggaraan Second High Level Meeting on People-to-People Exchange Mechanism pada bulan Agustus 2016 di Guiyang, Provinsi Guizhou”, demikian ungkap Dubes RI untuk Tiongkok, Bapak Soegeng Rahardjo.  

Sebelum mengikuti acara resmi pelepasan kerangkatan panda di sore harinya ke Bandara Internasional Chengdu, Dubes Soegeng Rahardjo bersama Direktur Taman Safari Indonesia dengan mengenakan pakaian khusus mendapatkan kehormatan untuk menyiapkan dan menyuguhkan makan siang bagi Cai Tao dan Hu Chun.

Seremoni pelepasan panda diawali dengan suguhan tarian khas daerah setempat. Cuaca yang cukup mendung bahkan sempat diwarnai hujan gerimis tidak mengurangi kemeriahan acara. Dari pihak Indonesia juga turut dihadiri  Staf Khusus Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Ibu Hanni Adia Farchad; Direktur Kargo Garuda Indonesia, Bapak Sigit Muhartono dan jajaran terkait dari KBRI Beijing dan Taman Safari Indonesia. Sementara pihak Tiongkok antara lain diwakili oleh Mr. Wang Chunfeng, Wakil Direktur Jenderal Kerja Sama Internasional, Kementerian Kehutanan Tiongkok; Mr. Li Qingwen, Sekjen China Wildlife Conservation Association; Zhang Hemin, Wakil Direktur China Conservation and Research Centre for the Giant Panda; serta para pejabat dari otoritas kehutanan Provinsi Sichuan dan Wolong Nature Reserve Administration.

Dubes Soegeng Rahardjo dalam sambutannya menyampaikan bahwa realisasi peminjaman sepasang panda ini adalah buah manis dari upaya bersama yang dilakoni oleh para pemangku kepentingan baik pemerintah maupun swasta di kedua negara, meliputi Kementerian Kehutanan, Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan  nasional, PT. Taman Safari Indonesia, China Wildlife Conservation Association dan China Conservation and Research Centre for the Giant Panda. Ini tentunya akan menjadi momentum bersejarah dalam hubungan kerja sama dan persahabatan antara Indonesia-Tiongkok, khususnya dalam memajukan people-to-people contacts, serta menjadi motivasi untuk mengembangkan kerja sama yang lebih luas dengan wilayah Tiongkok bagian barat.

Mewakili Taman Safari Indonesia, Bapak Jansen Manansang mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi dukungan berbagai pihak, sehingga pengiriman sepasang panda ini akan menambah koleksi ragam satwa dan semakin menarik jumlah pengunjung salah satu tempat liburan yang populer bagi masyarakat yang berdomisili di Jawa Barat, Jakarta dan sekitarnya.

Cai Tao dan Hu Chun akan diterbangkan ke Indonesia dengan pesawat Garuda Indonesia Airbus 330 - 200 dengan nomor penerbangan GA 887 dari Chengdu pada malam ini dan akan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada hari Kamis, 28 September 2017 pukul 08.50 WIB.

“Untuk penerbangan istimewa ini, kami mengalihkan sementara penerbangan reguler dari Chengdu ke Denpasar dengan berakhir di Jakarta untuk terbang langsung menuju Jakarta, baru kemudian ke Denpasar. Hal ini dilakukan demi memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan panda. Selain itu, para penumpang penerbangan kali ini akan menikmati suasana kabin yang bernuansa panda,” demikian tutur Direktur Kargo Garuda Indonesia.

Selanjutnya, Mr. Wang Chunfeng, Mr. Zhang Hemin dan Mr. Li Qingwen sebagai pejabat dari pihak Tiongkok yang hadir menyampaikan sambutan menyampaikan harapan yang sama bahwa agar kerja sama peminjaman pengembangbiakan panda ini akan semakin mempererat kedekatan Indonesia dan Tiongkok dan mendorong kerja sama dengan semangat One Belt One Road.

Pemberian visa Indonesia secara simbolis oleh Dubes RI kepada Cai Tao dan Hu Chun menjadi agenda pamungkas seremoni perpisahan dengan kedua panda tersebut, disusul dilepasnya kendaraan yang membawa kedua panda ini menuju Bandara Internasional Chengdu kurang lebih pukul 04.00 sore waktu setempat oleh segenap para tamu undangan, masyarakat sekitar, serta kalangan media baik Indonesia maupun Tiongkok, yang telah memadati area tempat berlangsungnya acara semenjak siang.


Foto Terpopuler

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok