Yingluck Shinawatra Kabur Tinggalkan Thailand

2017-08-28 13:35:44

Mantan PM Thailand Yingluck Shinawatra tidak hadir dalam sidang putusan kasus subsidi beras pada Jumat (25/08) lalu. Berita ini mengagetkan seluruh negeri Thailand. Yingluck dikabarkan telah kabur ke Dubai untuk bertemu dengan kakak laki-lakinya yang juga sebagai Eks PM Thailand, Thaksin Shinawatra. Analis berpendapat bahwa keluarga Thaksin mendapatkan pukulan berat di bidang politik Thailand, dan Partai Pheu Thai juga sangat sulit kembali berkuasa secara penuh. Namun kekuatan pro-Thaksin tetap berpengaruh di dunia politik Thailand, dan struktur pro-Thaksin dan anti-Thaksin tetap akan berada pada kondisi berseberangan dalam jangka panjang.

Analis menganggap, kaburnya Yingluck dari Thailand mungkin akan mengecewakan para pendukungnya, namun jika melihat situasi politik yang rumit dan sensitif di Thailand, ini sebenarnya adalah sebuah pilihan untuk 'menyeimbangkan kepentingan berbagai pihak'

Analis berpendapat, ada tiga kemungkinan dalam putusan kasus tersebut: pertama, Yingluck dinyatakan bersalah dan langsung dijebloskan ke penjara. Kedua, Yingluck bersalah dan tapi ditunda hukumannya, dan ketiga, Yingluck dinyatakan tidak bersalah. Kemungkinan pertama akan sangat dapat meningkatkan pertentangan di tengah masyarakat Thailand, , sedangkan kemungkinan ketiga akan menimbulkan tanda tanya terhadap kelayakan kudeta militer yang dilakukan pemerintah sekarang pada tahun 2014, sehingga kemungkinan kedua lebih besar.

Para pendukung Yingluck pernah menyatakan akan mengambil aksi protes jika Yingluck divonis bersalah.

Meski Yingluck absen dalam sidang putusan, Mahkamah Agung Thailand Jumat lalu tetap mengumumkan vonis kepada tersangka lain terkait kasus subsidi beras.

Pakar terkait Tiongkok Yu Qun berpendapat, pejabat lain dalam kasus tersebut sudah divonis bersalah, maka kemungkinan Yingluck terhindar dari kesalahan sangatlah kecil, bahkan mungkin akan divonis dengan hukuman berat, ini adalah sebabnya dia memilih meninggalkan Thailand.

Jika Yingluck dikonfirmasikan kabur ke luar negeri, maka dia akan memilih jalan yang sama dengan kakak laki-lakinya. Opini berpendapat bahwa keluarga Thaksin kekurangan generasi muda di dunia politik Thailand, sehingga masa depan Partai Pheu Thai kurang baik.

Pakar terkait Thailand berpendapat bahwa menurut Konstitusi 2017 Thailand, Pheu Thai sangat sulit berkuasa secara penuh seperti dulu. Namun Thaksin dan Yingluck pernah membawa kesejahteraan bagi rakyat selama masa jabatannya, sehingga pendukungnya akan tetap menyokong keluarga Thaksin untuk jangka panjang.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok