PM Singapura Sebut Tiongkok Berada di Barisan Terdepan dalam E-payment

2017-08-22 10:50:38

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam pidato Rapat Umum Hari Kebangsaan hari Minggu (20/8) lalu memuji Tiongkok sudah berada di barisan terdepan dalam hal e-payment.

Lee Hasien Loong menyatakan, di kota-kota besar di Tiongkok, pembayaran dengan uang tunai sudah tidak populer, bahkan kartu kredit pun semakin jarang digunakan. Semua orang melakukan pembayaran dengan Wechat Pay atau Alipay. Aplikasi pembayaran ponsel ini tersambung dengan akun rekening si pengguna ponsel. Saat melakukan pembayaran, si pengguna ponsel hanya perlu men-scan kode QR pihak penerima uang.

Lee Hsien Loong mengatakan, turis Tiongkok sering bertanya kenapa Singapura begitu ketinggalan, saat mereka menyadari harus melakukan pembayaran dengan uang tunai di Singapura.

Lee Hsien Loong mengatakan, Singapura juga menerapkan e-payment, tapi jenisnya terlalu banyak. Ini tidak hanya membawa kesulitan bagi para konsumen, juga menambah ongkos para pedagang. Ia mengatakan, badan keuangan Singapura sudah mulai menjajaki cara untuk menyatukan berbagai jenis e-payment ke dalam satu sistem yang tunggal demi memudahkan konsumen dan pedagang. Lee Hsien Loong berjanji tak lama lagi pembayaran melalui kode QR juga akan terwujud di Singapura.

Mengenai perkembangan ekonomi Singapura, Lee Hsien Loong mengatakan, laju pertumbuhan ekonomi Singapura tahun ini diprediksi sebesar 2,5 persen. Transformasi ekonomi adalah salah satu tugas urgen bagi Singapura pada saat ini.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok