Mantan Wakil Sekjen ASEAN Sebut Kerangka Kode Etik LTS sebagai Upaya Positif dalam Penyelesaian Masalah

2017-08-11 14:26:59

XINHUA: Dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri Tiongkok-ASEAN (10+1) yang berakhir belum lama lalu, ASEAN dan Tiongkok telah meluluskan Kerangka Kode Etik atau Code of Conduct (CoC) Laut Tiongkok Selatan (LTS). Penandatanganan Kerangka tersebut menandakan bahwa berbagai pihak telah mengayunkan satu langkah penting menuju tercapainya Kode Etik LTS.

Mantan Sekjen ASEAN, Wilfirdo V. Villacort dari Filipina menyatakan, Kerangka CoC merupakan sebuah struktur dasar bagi Kode Etik di LTS, sekaligus salah satu landasan penting dalam perundingan mendatang. Kerangka CoC akan diperingati sebagai salah satu sumbangan bersejarah Tiongkok dan negara-negara ASEAN terhadap perdamaian dan kestabilan kawasan.

Villacorta mengatakan, tercapainya Kerangka Kode Perilaku tersebut boleh dipandang sebagai sebuah kado bagi ulang tahun ke-50 ASEAN. Di satu pihak, hal ini menunjukkan kekompakan serta tekad ASEAN dalam memelihara perdamaian, kemakmuran dan kestabilan. Di pihak lain, Kerangka tersebut dicapai di Filipina selaku ketua bergilir ASEAN. Filipina merasa sangat terhormat karena diluluskannya Kerangka itu merupakan keberhasilan luar biasa yang tercapai berkat upaya Filipina selaku ketua bergilir ASEAN.

"Selain itu, Kerangka CoC tersebut sekaligus sebagai sebuah apresiasi terhadap Tiongkok. Ini menunjukkan, sebagai mitra strategis dan penting ASEAN, Tiongkok menghormati negara-negara tetangga, juga menunjukkan Tiongkok dan negara-negara Asia memegang nilai yang sama, yakni saling menguntungkan, bersatu dan rukun tetangga." Demikian tutur Villacorta.

Villacorta menambahkan, dengan diluluskanya Kerangka CoC LTS berarti berbagai pihak telah mengayunkan satu langkah penting ke arah peredaan ketegangan situasi di Laut Tiongkok Selatan. Ia berpendapat, Kerangka tersebut akan dijadikan pegangan penting bagi konsultasi selanjutnya.

Villacorta menjelaskan, setelah dicapainya CoC LTS pada masa mendatang, dan andaikata CoC tersebut dipatuhi berbagai pihak, maka dokumen itu akan menjaga ASEAN bebas dari konflik serius dalam 50 tahun mendatang. Sebagai salah satu negara yang paling berpengaruh di kawasan Asia Pasifik, Tiongkok akan memainkan peranan penting dalam proses ini.

Menyinggung hubungan Tiongkok dan ASEAN pada 50 tahun mendatang, Villacorta menyatakan, dalam 50 tahun ke depan, kerja sama antara ASEAN dan Tiongkok akan meningkat lebih lanjut. Tiongkok dan ASEAN akan memiliki masa depan yang lebih cerah dalam proses perwujudan Impian Tiongkok dan Impian ASEAN. Ini dikarenakan letak Tiongkok dan ASEAN saling berdekatan secara geografis, keduanya memiliki nilai tradisional yang sama, serta memiliki kepentingan yang saling terikat satu sama lain.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok