Proyek Kereta Api Pantai Timur Malaysia Resmi Dicanangkan

2017-08-10 12:28:09

Proyek Jalur Kereta Api Pantai Timur atau East Coast Rail Link (ECRL) resmi dicanangkan pada hari Rabu kemarin (9/8) dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak dan Anggota Dewan Negara Tiongkok Wang Yong. Proyek tersebut merupakan proyek kerja sama ekonomi terbesar sepanjang sejarah antara Tiongkok dan Malaysia, sekaligus proyek pembangunan yang bersifat simbolis dalam kerangka inisiatif One Belt One Road.

Wang Yong dalam pidatonya mengatakan, proyek kereta api pantai timur adalah proyek monumental untuk memacu pembangunan bagian timur Malaysia. Proyek ini beserta proyek-proyek jalur kereta api lainnya, antara lain, jalur kereta api Jakarta-Bandung, jalur kereta api Tiongkok-Laos serta jalur kereta api Tiongkok-Thailand akan menyediakan dukungan yang kuat bagi peningkatan konektivitas setempat.

Proyek ECRL akan dikerjakan oleh China Communications Construction Group (CCCG). Presiden Komisaris CCCG, Liu Qitao menyatakan, proyek jalan kereta api pantai timur merupakan proyek "flagship" sepanjang jalur One Belt One Road, maka mempunyai arti percontohan yang penting.

Liu Qitao berjanji akan secara maksimal mengerahkan sumber daya dalam pembangunan proyek tersebut. Tujuannya adalah membangun sebuah jalur kereta api modern dan ramah lingkungan untuk penduduk setempat.

Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Tiongkok atas dukungannya terhadap proyek ECRL. Ia yakin proyek tersebut akan membawa manfaat ekonomi bagi daerah pantai timur, termasuk penduduk di kota maupun di pedesaan.

Menurut keterangan, jalur kereta api pantai timur yang direncanakan sepanjang 688 kilometer berawal dari Gombak di sebelah utara Kuala Lumpur dan berakhir di negara bagian Kelantan. Nilai kontraknya adalah 55 miliar ringgit atau US$ 12,8 miliar. Proyek kereta api ini dirancang dengan kecepatan 160 kilometer per jam untuk kereta penumpang, dan 80 kilometer per jam untuk kereta kargo. Proyek ini diperkirakan akan rampung dalam waktu 7 tahun.  


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok