4 Mahakarya Sastra Klasik Tiongkok Dipublikasi Dalam Bahasa Melayu

2017-08-03 12:30:46

Novel "Impian Bangsal Merah" edisi Bahasa Melayu baru-baru ini telah diluncurkan, ini berarti, keempat mahakarya sastra klasik Tiongkok akhirnya berhasil diterjemahkan dan dipublikasikan dalam bahasa Melayu setelah melalui upaya selama lebih dari 30 tahun.

Ketua Pusat Kebudayaan Han Malaysia Wu Hengchan merupakan penanggung-jawab dalam penerjemaahan karya tersebut. Ia menyatakan, "Impian Bangsal Merah", "Kisah Tiga Negara", "Kisah 108 Pendekar Liangshan" dan "Perjalanan ke Barat" merupakan intisari kebudayaan tradisional Tiongkok. Melalui upaya beberapa penerjemah Malaysia selama lebih dari 30 tahun, keempat mahakarya tersebut berhasil diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu. Hl ini bermanfaat bagi pertukaran dan kerja sama kebudayaan Malaysia-Tiongkok dan pembangunan "One Belt One Road", juga bermanfaat untuk memajukan persahabatan dan saling pemahaman antara rakyat kedua negara.

Wu Hengchan menghadiahkan satu paket yang berisikan empat mahakarya sastra klasik Tiongkok edisi bahasa Melayu kepada Kedutaan Besar Tiongkok. Dubes Tiongkok Huang Huikang menyatakan, diterjemahkannya empat mahakarya tersebut ke dalam bahasa Melayu akan meningkatkan pemahaman rakyat Malaysia terhadap sastra dan sejarah Tiongkok, dan juga memiliki arti penting bagi pertukaran budaya kedua negara.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok