Indonesia Hendaknya Lebih Aktif Dalam Proses Perundingan RCEP

2017-08-01 11:59:04

Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Xu Bu kemarin (31/7) mengadakan pertemuan dengan Mantan Perdagangan Indonesia yang juga Anggota Dewan Komisaris Center of Strategic and International Studies (CISC), Mari Elka Pangestu. Kedua pihak secara titik berat bertukar pendapat mengenai Kemitraan Ekonomi Regional Komprehensif (RCEP).

Mari Elka Pangestu menyatakan, RCEP disponsori oleh pihak ASEAN dengan misi untuk menggabungkan persetujuan perdagangan bebas bilateral antara ASEAN dengan Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru dan India, sehingga menjadi Zona Perdagangan Bebas Regional, dalam rangka membangun pasar yang lebih besar, sehingga membawa keuntungan ekonomi yang lebih besar kepada para anggotanya. Perundingan RCEP telah diadakan 19 putaran tapi masih belum terbentuk kesepakatan. Kini, CSIS sedang melakukan komunikasi dengan para negara anggota ASEAN serta negara mitra ASEAN, dengan harapan agar dapat mempengaruhi pendirian pemerintah negara-negara terkait, dan berupaya mendorong perundingan RCEP diselesaikan tahun ini.

Xu Bu menyatakan, Tiongkok selalu aktif mengikuti dan mendukung perundingan RCEP, hal ini telah memanifestasikan ketulusan dan kefleksibelannya. Kini, perundingan RCEP menghadapi kesulitan karena sejumlah sebab di berbagai bidang. Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN, hendaknya dapat memainkan peranan yang lebih aktif dalam proses perundingan itu.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok