Perkembangan Energi ASEAN Utamakan Bersih dan Efisien

2017-07-14 10:50:11

Ketua Eksekutif Asosiasi Batu Bara Dunia Benjamin Sporton belakangan ini di Jakarta menyatakan, karena semakin menonjolnya keunggulan batu bara mentah dan pembangunan sarana listrik tenaga termal dengan biaya yang rendah, maka sebelum tahun 2030, batu bara akan menjadi energi yang paling penting di kawasan Asia Tenggara dengan melampaui gas alam. Sementara itu, semakin banyak investasi mulai terpusat pada peningkatan efisien pemanfaatan energi batu bara dan pengaruh lingkungan.

Ekonom Indonesia berpendapat, listrik tenaga termal di kawasan Asia Tenggara tetap merupakan energi utama dan akan mengalami perkembangan lompatan. Di antaranya, proyek listrik tenaga termal yang bersih dan efisien akan menjadi titik berat dalam perkembangan berkelanjutan energi ASEAN.

Menurut perkiraan terbaru Program Energi Internasional, ditinjau dari sisi suplai, volume pembangkitan listrik tenaga termal di kawasan ASEAN akan meningkat dari 255 triliun watt pada tahun 2013 sampai pada 920 triliun watt pada tahun 2030, sampai saat itu listrik tenaga termal akan mencapai 50% proporsi dari pada pasar pembangkitan listrik di Asia Tenggara. Ditinjau dari sisi permintaan, karena skala ekonomi ASEAN meningkat sampai 3 kali lipat lebih dalam 25 tahun yang lalu, khususnya membesarnya cepat skala lapisan menengah, sehingga mendorong konsumsi energi meningkat sampai 150%. Oleh karena itu, sekarang adalah masa kunci bagi ASEAN untuk menetapkan jalur pertumbuhan yang berkelanjutan dan struktur konsumsi energi, permintaan energi di kawasan Asia Tenggara bertepatan dengan perkembangan besar listrik tenaga termal dengan biaya yang rendah, namun pemerintah berbagai negara anggota perlu mengusahakan keseimbangan di antara unsur-unsur ekonomi, sosial dan lingkungan.

Dalam beberapa tahun mendatang, para anggota ASEAN akan mempercepat pembangunan pusat listrik tenaga termal untuk menginjeksi daya penggerak kepada pertumbuhan ekonomi. Di bawah latar belakang AS mengundurkan diri dari Persetujuan Paris dan proses pengurangan emisi global mungkin akan menghadapi kekandasan, apakah proyek listrik tenaga termal yang murah tapi efisien rendah akan mulai dibangun dalam skala besar di negara-negara ASEAN bahkan di seluruh kawasan Asia, masalah tersebut memicu kekhawatiran pasar dan masyarakat internasional. Untuk hal tersebut, Pusat Energi ASEAN dalam laporannya menunjukkan, dalam 20 tahun mendatang, permintaan negara-negara ASEAN atas energi akan meningkat hampir tiga kali lipat, permintaan akan energi yang rasional dan ilmiah seharusnya adalah energi yang menjangkau dan bersih.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok