Perusahaan Tiongkok di ASEAN Hendaknya Tingkatkan Level Kerja Sama Internasional

2017-07-06 12:27:49

Direktur Eksekutif Dewan Bisnis Tiongkok-ASEAN Xu Ningning baru-baru ini dalam sebuah wawancara khusus di Pnom Penh Kamboja mengusulkan agar perusahaan Tiongkok memasuki pasar ASEAN dengan memanfaatkan peluang yang didatangkan dari pembangunan “One Belt One Road” dan meningkatkan level kerja sama internasional di 3 aspek yaitu pembangunan inklusif, pembangunan lokalisasi dan pembangunan saling menguntungkan.

Asia Tenggara sejak zaman dahulu merupakan terminal penting Jalur Sutera Laut, juga adalah salah satu kawasan yang tercakup dalam “One Belt One Road”. Xu Ningning menyatakan, terdorong oleh pembangunan “One Belt One Road” dan eskalasi Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN, antusiasme perusahaan Tiongkok untuk memasuki pasar ASEAN semakin tinggi. Akan tetapi, sebagian besar negara ASEAN adalah negara berkembang, perkembangan ekonomi di ASEAN juga tidak seimbang, perusahaan Tiongkok hendaknya memprioritaskan persahabatan, ketulusan, keuntungan bersama dan inklusivitas, dengan demikian barulah dapat merealisasi perkembangan berkelanjutan.

Pertama, hendaknya meningkatkan inklusivitas dalam pembangunan dan menempuh jalur pembangunan koordinatif. Xu Ningning berpendapat, perusahaan Tiongkok harus menjalin kerja sama aktif dengan kamar dagang dan perusahaan setempat, demi mengupayakan perkembangan bersama. Pembangunan inklusif hendaknya menitikberatkan pemanfaatan peranan asosiasi sektor usaha kedua pihak. Di aspek sinergi industri, asosiasi sektor usaha tak saja merupakan jembatan antara pasar dengan pemerintah, juga merupakan tali pengikat antar perusahaan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi komunikasi dan menurunkan ongkos asimetris informasi.

Kedua, perusahaan Tiongkok harus menyesuaikan diri. Xu Ningning menyatakan, perusahaan yang memasuki pasar ASEAN tak saja harus menjalin hubungan baik dengan pemerintah, tapi juga harus menjalin hubungan baik dengan penduduk, media, serikat buruh, asosiasi sektor usaha dan kelompok setempat lainnya, dengan demikian baru dapat mewujudkan perkembangan berkelanjutan.

Ketiga, perusahaan Tiongkok harus menitikberatkan pembangunan yang saling menguntungkan. Xu Ningning mengatakan, perusahaan Tiongkok harus mendatangkan manfaat perkembangan kepada penduduk setempat, menyediakan dukungan dan bantuan di bidang pendidikan, penanggulangan kemiskinan, kesehatan dan pengobatan, dengan demikian baru dapat menciptakan lingkungan sosial yang kondusif bagi kerja sama dan investasi perusahaan Tiongkok di daerah setempat.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok