Thailand Akan Secara Bertahap Jual Timbunan Beras

2017-05-30 10:59:59

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-Ocha kemarin(29/5) dalam Konferensi Beras Thailand 2017 mengatakan, sejauh ini pemerintah telah menjual sekitar 70 persen dari 18 juta ton beras timbunan, dan akan menjual habis semua beras timbunan pemerintah, agar mekanisme pasar kembali berfungsi.

Prajut mengatakan, dalam waktu dua atau tiga tahun terakhir, masalah beras timbunan sangat menjadi perhatian pemerintah, di atas dasar pertimbangan pasar dan keuntungan kaum petani, maka pemerintah menyusun rencana pembersihan stok beras secara menyeluruh.

“Kami berencana menjual habis semua beras timbunan dalam periode pemerintah sekarang, sehingga pemerintah periode selanjutnya tidak akan memikul beban ini lagi. Kami akan segera menghidupkan kembali mekansime pasar, tapi ini memerlukan waktu.” Demikian dikatakan Prayut. Ia mengatakan, beras timbunan ini memakan biaya penyimpunan sebesar satu juta Baht Thailand (29 Ribu Dolar AS) per bulan.

Diperkirakan, Thailand akan mengadakan pemilu pada paruh kedua 2018.

Beras timbunan yang akan ditangani pemerintah Thailang terutama diakibatkan kebijakan pembelian beras yang diambil pemerintah Thailand sebelumnya. Mantan Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra membeli beras dari petani dengan harga lebih tinggi dari pada harga pasar, sehingga harga beras Thailand meroket, dan menghadapi tekanan persaingan dari India dan Vietnam di pasar internasional.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok