Ketua Komisi Perdamaian Myanmar Temui Wakil-Wakil 7 Organisasi Bersenjata Etnis Minoritas Myanmar Utara

2017-05-26 12:03:43 CRI

Ketua Komisi Perdamaian Myanmar Tin Myo Win kemarin mengadakan pertemuan dengan wakil-wakil 7 organisasi bersenjata etnis minoritas Myammar Utara yang datang menghadiri 'Konferensi Perdamaian Panglong Abad Ke-21' , ini dianggap suatu sinyal positif dalam proses perdamaian penengahan etnis minoritas Myanmar.

Tin Myo Win kemarin mengadakan pertemuan selama 3 jam dengan para wakil 7 organisasi bersenjata tersebut termasuk UWSA dan KIA.

Sebab belum menandatangani Persetujuan Gencatan Senjata Seluruh Negeri(NCA) yang disponsori pemerintah, maka 7 organisasi bersenjata etnis minoritas tersebut hanya dengan identitas 'tamu istimewa' menghadiri konferensi kali ini, di antaranya MNDAA, TNLA dan AA merupakan pertama kali menerima undangan.

Jubir UWSA yang merupakan organisasi terkuat di antara 7 organisasi bersenjata tersebut menyatakan, bahwa 7 organisasi bersenjata membawa prinsip dan pendirian masing-masing untuk mengadakan perundingan politik dengan pemerintah.

7 organisasi bersenjata tersebut mengharapkan pemerintah mengadakan revisi dan penyesuaian pada NCA, karena persetujuan tersebut menentukan prasyarat mengadakan dialog dengan pemerintah dan tentara pemerintah ialah menghapuskan persenjataan, membubarkan personel persenjataan dan kembali ke masyarakat serta lembaga keamanan setempat.

Panglima Tentara Pertahanan Negara Myanmar Min Aung Hlaing memberi sikap mengenak hal tersebut dalam upacara pembukaan konferensi 24, Mei lalu:

'negara democrat manapun tidak akan mentolerasi pada kekuatan yang bersenjata meminta hak politik. Mereka harus menghapuskan persenjataan, membubarkan personel persenjataan dan kembali ke masyarakat serta lemebaga keamanan setempat menurut peta jalan politik yang ditentukan NCA'.

Mengenai hal ini, jubir UWSA menyatakan bahwa mereka kurang percaya pada tentara pemerintah Myanmar. Ini sangat mungkin mengakibatkan proses perdamaian memasuki kemacetan.

Namun Peneliti Mandiri Masalah Myanmar Yaw Bawn Mangshang menyatakan, jika pemerintah dan pihak militer Myanmar membuka pintu yang lebih besar, proses perdamaian dapat menyambut lebih banyak celermang.

Dikabarkan Penasehat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi hari ini akan mengadakan pertemuan dengan para wakil 7 organisasi bersenjata tersebut.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok