ASEAN Nilai Tinggi Forum “Sabuk dan Jalan”

2017-05-17 10:56:22

Forum "Sabuk dan Jalan" untuk Kerja Sama Internasional digelar di Beijing pada tanggal 14-15 bulan ini. Para pemimpin ASEAN menilai tinggi keberhasilan forum dan menyatakan ucapan selamat dalam pertemuannya dengan pemimpin Tiongkok.

Presiden Indonesia Joko Widodo menyatakan, Indonesia menilai tinggi inisiatif "sabuk dan jalan" serta forum terkait yang diselenggarakan oleh pihak Tiongkok. Ia menyatakan yakin bahwa pembangunan "sabuk dan jalan" akan membawa lebih banyak peluang bagi kerja sama ekonomi dengan Tiongkok, meningkatkan level ekonomi, perdagangan dan investasi, mempelajari pembangunan terkait koridor interkoneksi ekonomi, khususnya kerja sama di bidang-bidang perindustrian, pertanian, tenaga listrik, pelabuhan dan pariwisata, memperdalam pertukaran masyarakat. Indonesia bersedia mempererat kontak dan koordinasi dengan Tiongkok dalam urusan internasional maupun regional, mendukung perkembangan stabil antara Tiongkok dan ASEAN.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan ucapan selamat atas penyelenggaraan sukses forum. Ia menyatakan, inisiatif "sabuk danjalan" akan dengan kuat mendorong interkoneksi dan pertumbuhan ekonomi Asia, sementara membawa peluang penempatan tenaga kerja dan kemakmuran. Pihak Filipina menyatakan terima kasih atas dukungan pihak Tiongkok di bidang-bidang politik, ekonomi dan anti narkoba, sementara bersedia meningkatkan kontak dengan pihak Tiongkok untuk memperdalam dan memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, mendorong pertukaran masyarakat, memperkuat hubungan kedua negara. Filipina berupaya meningkatkan hubungan kerja sama antara ASEAN dan Tiongkok.

Presiden Laos Bounnhang Volachith menyatakan ucapan selamat atas keberhasilan yang dicapai forum. Ia menyatakan yakin bahwa forum akan dengan kuat mendorong interkoneksi dan pertumbuhan ekonomi Asia, membawa lebih banyak peluang. Pihak Laos menilai tinggi hasil yang dicapai dalam peningkatan hubungan antara Laos dengan Tiongkok. Ia juga menyatakan puas atas kemajuan kerja sama bilateral dalam kerangka "sabuk dan jalan".

Presiden Vietnam Tran Dai Quang mengatakan, kini Vietnam dan Tiongkok sedang mendorong rancangan "dua koridor dan satu lingkaran" seerta penyambungan efektif inisiatif "satu sabuk dan satu jalan", hal itu bermanfaat untuk memperluas perdagangan dan investasi antar negara serta antara kedua negara dengan negara-negara lainnya, terus merintis pasar, agar perusahaan kedua negara, khususnya perusahaan menengah dan kecil memiliki lebih banyak peluang untuk berpartisipasi dalam rantai nilai regional dan global, meningkatkan nilai tambahan produk dan industri dengan melalui pemanfaatan hasil iptek terbaru, memperdalam kerja sama kedua negara di bidang-bidang pelestarian lingkungan, menanggapi perubahan iklim, mengeksploitasi dan memanfaatkan berkelanjutan sumber alam, sementara mendorong perpaduan organik antara industrialisasi, pembangunan modernisasi dengan ekonomi ilmu pengetahuan, perkembangan berkelanjutan dan perkembangan toleransi antara kedua negara.

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengatakan, pihak Kamboja menyatakan ucapan selamat atas penyelenggaraan sukses forum "sabuk dan jalan". Ia mengatakan, Kamboja bersedia bersama dengan pihak Tiongkok untuk membangun "sabuk dan jalan", terus memperdalam hubungan persahabatan antara kedua negara, meningkatkan kerja sama bilateral yang saling menguntungkan di berbagai bidang.

Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak mengatakan, Malaysia adalah salah satu negara yang lebih awal mendukung inisiatif "sabuk dan jalan", karena Malaysia yakin bahwa dirinya akan mendapat manfaat dari inisiatif tersebut. Najib Tun Razak berpendapat, negara-negara sepanjang jalan akan membagikan hasil perkembangan cepat ekonomi Tiongkok dalam kerangka "sabuk dan jalan" serta mendorong kemakmuran dan perkembangan ekonomi negara-negara sepanjang jalan, sehingga mencapai menang bersama. Ia mengatakan, inisiatif "sabuk dan jalan" yang mempunyai arti historis akan membawa perubahan besar bagi kawasannya bahkan bagi seluruh dunia. Pihak Malaysia bersedia aktif berpartisipasi dalam kerja sama terkait.

Penasihat Senior Negara Myanmar Aung San Suu Kyi menyatakan ucapan selamat atas penyelenggaraan sukses forum dan keberhasilannya. Ia mengatakan, inisiatif "sabuk dan jalan" akan membawa perdamaian, rekonsiliasi dan kemakmuran bagi kawasannya bahkan bagi seluruh dunia.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok