Pejabat dan Media Negara-negara ASEAN Ingin Manfaatkan Satu Sabuk Satu Jalan dalam Proses Integrasi

2017-05-15 11:27:06

Forum “The Belt and Road” untuk Kerja Sama Internasional atau BRF dibuka di Beijing, pada hari Minggu (14/5) kemarin. Pertemuan puncak kali ini dihadiri Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Presiden Laos Boungnang Vorachith, Presiden Vietnam Tran Dai Quang, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak dan Menteri Senior Myanmar Aung San Suu Kyi. Sebelumnya banyak pejabat dan media utama negara-negara ASEAN menyatakan bahwa sinergi strategi pembangunan negara masing-masing dengan Inisiatif One Belt One Road akan bermanfaat bagi peningkatan integrasi ASEAN dan pembentukan Masyarakat ASEAN.

Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak dalam sebuah artikelnya yang dimuat di Harian South China Morning Post mengatakan, “Jalan Sutra Kuno menceritakan bahwa perdagangan yang bebas dan tebruka telah menyejahterakan semua negara yang dilalui jalur tersebut. Inisiatif One Belt One Road merupakan warisan dari Jalur Sutra Kuno. Negara-negara ASEAN telah menyaksikan contoh nyata “win-win solution” dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur terkait One Belt One Road, antara lain, jalan kereta api Tiongkok-Laos, Jalan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, jalan kereta cepat Nakhon Ratchasima-Bangkok serta jalan kereta api di pantai timur Malaysia yang dibangun oleh Tiongkok. Semua proyek itu akan menjelma menjadi jembatan darat yang menyambungkan Asia sampai ke Afrika melalui Timur Tengah.

Situs web pers terbesar Filipina yaitu Rappler dalam sebuah artikelnya mengatakan, kehadiran Presiden Duterte ke BRF telah menyampaikan sinyal yang jelas kepada Tiongkok bahwa Filipina mendukung pelaksanaan Inisiatif One Belt One Road. Presiden Duterte sebelumnya menyatakan, ia menghadiri BRF tidak hanya sebagai Presiden Filipina, tapi juga atas nama ASEAN, dengan harapan dapat bertukar pendapat dengan Tiongkok.

Kantor berita nasional Laos melaporkan dengan mengutip perkataan Presiden Laos Boungnang, “Inisiatif One Belt One Road meningkatkan kerja sama dan konektivitas internal maupun eksternal di kawasan ini, sehingga telah membawa peluang bagi negara-negara berkembang. Ini adalah jalur yang menuju target saling menguntungkan pada zaman globalisasi sekarang ini.”.

Thailand kali ini mengirim beberapa menteri senior untuk menghadiri BRF. Wakil Perdana Menteri Thailand Som kid Jatusripitak mengatakan kepada wartawan bahwa ketika dunia menghadapi banyak ketidakpastian, Inisiatif One Belt One Road memberikan harapan baru kepada masyarakat.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok