Kerja Sama Pragmatis Tiongkok dan Brunei Darussalam Kian Erat

2017-02-23 12:52:05

PEOPLE'S DAILY: Perseroan Terbatas Brunei Muara Port diresmikan di Seri Begawan, Brunei pada hari Selasa (21/2). Brunei Muara Port adalah perusahaan patungan yang didirikan bersama oleh Beibu Gulf Port Group (Hong Kong) di bawah Guangxi Beibu Gulf Port Group dan Darussalam Assets. Menurut kesepakatan kedua pihak, Brunei Muara Port resmi menangani operasi dermaga peti kemas di Pelabuhan Muara Brunei Darussalam. Proyek tersebut merupakan salah satu proyek terpenting dalam pelaksanaan inisiatif "Koridor Brunei Darussalam-Guangxi Tiongkok".

Wakil Menteri Keuangan Brunei Darussalam, Dato Amin Liew dan Presiden Komisaris Beibu Gulf Port Group, Zhou Xiaoxi bersama-sama membuka plakat Brunei Muara Port. Upacara peresmian juga dihadiri oleh Duta Besar Tiongkok untuk Brunei Darussalam Yang Jian, Sekretaris Kementerian Keuangan Brunei Awang Ahmaddin serta CEO Darussalam Assets, Magdalene.

Pelabuhan Muara terletak di kabupaten Muara dan merupakan pelabuhan terdalam di Brunei Darussalam. Menurut keterangan biro administrasi pelabuhan Brunei, pelabuhan Muara adalah salah satu jalur pelayaran utama bagi Brunei untuk mengadakan perdagangan internasional dengan negara lain. Saat ini sebanyak 90 persen komoditas ekspor dan impor non-migas Brunei, singgah di pelabuhan Muara sebelum disalurkan ke tempat lain. Akan tetapi keunggulan pelabuhan ini tidak dimanfaatkan secara optimal karena manajemen dan teknologi yang kurang memadai. Ditambahkan tingginya ongkos logistik, maka perkembangannya melamban. Zhou Yan, Kepala Proyek Beibu Gulf Port Grup mengatakan kepada wartawan bahwa setelah menyelesaikan pekerjaan serah-terima, pihaknya akan berusaha meningkatkan efisiensi dan level pelayanan di dermaga peti kemas, dan akan secara selangkah demi selangkah mengurangi ongkos logistik dan meningkatkan daya saing pelabuhan Muara di kawasan tersebut. Sementara itu, pihaknya tengah menjajaki pola perkembangan yang baru dengan Darussalam Assets untuk menarik lebih banyak perusahaan menanam modal di Brunei.

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah perusahaan Tiongkok yang menanam modal di Brunei Darussalam semakin meningkat. Pada 2014, Brunei Darussalam dan pemerintah Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi Tiongkok merilis strategi pembangunan "Koridor Ekonomi Brunei-Guangxi". Pada September tahun lalu kedua pihak menggelar pertemuan pertama Dewan Gabungan dan menandatangani beberapa MoU yang menyangkut penyelenggaraan pelabuhan, produksi dan pengolahan rempah-rempah, pembuatan mobil tenaga baru dan pembudidayaan hasil laut.

Dubes Tiongkok untuk Brunei Darussalam, Yang Jian mengatakan, dengan situasi politik yang stabil, Brunei Darussalam tengah berupaya menyerap investasi asing guna mewujudkan pluralisasi ekonomi. Brunei aktif berpartisipasi dalam pelaksanaan Satu Sabuk Satu Jalan dan terus meningkatkan kerja sama dengan Tiongkok. Pelaksanaan Inisiatif "Koridor Brunei-Guangxi" akan membantu kedua negara meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan secara besar-besaran.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok