Pihak Kepolisian Malaysia Gelar Jumpa Pers Terkait Pembunuhan Kim Jong Nam

2017-02-20 11:39:23

Pihak Kepolisian Malaysia Gelar Jumpa Pers Terkait Pembunuhan Kim Jong Nam

     Pada 13 Februari lalu, seorang pria asal Korea Utara mencari bantuan medis di Bandara Internasional Kuala Lumpur Malaysia, tapi akhirnya meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Identitas dan penyebab kematian pria tersebut menarik perhatian seluruh dunia. Kemarin sore, pihak kepolisian Malaysia menggelar jumpa pers untuk memperkenalkan perkembangan investigasi kasus ini.

     Wakil Inspektur Jenderal Polisi Malaysia Noor Rashid Ibrahim dalam jumpa pers yang berlangsung pada hari Minggu (19/02) mengatakan bahwa bagi pihak kepolisian, semua pemeriksaan harus berdasarkan bukti yang ada, dan pria yang tewas tersebut bernama Kim Chol. Meskipun sebelumnya Wakil Perdana Menteri Malaysia Zahid pernah menyatakan bahwa korban tewas adalah Kim Jong Nam, tapi kepolisian Malaysia tampaknya sangat berhati-hati dalam kasus ini.

      Menurut informasi yang diungkapkan pihak kepolisian Malaysia, nama yang tertera dalam paspor yang dipegang pria tersebut adalah Kim Chol, berumur 46 tahun dan dilahirkan di Pyongyang, Korea Utara. Sementara itu, Ibrahim menekankan, pemeriksaan yang diadakan pihak kepolisian tidak berkaitan dengan politik.

     Sebelumnya, Kedutaan Besar Korea Utara di Malaysia pernah menuntut mayat pria ini segera dikembalikan ke Korea Utara. Terkait hal ini, pihak kepolisian Malaysia tetap berpegang teguh pada pendirian semula yakni harus terlebih dahulu mendapatkan sampel post mortem untuk dicocokkan dengan DNA pria tewas tersebut.

     Mengenai perkembangan terbaru investigasi, Ibrahim memastikan 4 tersangkat telah ditangkap, termasuk seorang perempuan warga negara Vietnam, seorang perempuan WNI, seorang pria warga Malaysia dan seorang pria warga Korea Utara. Tersangka warga Korea Utara itu bekerja di sebuah perusahaan IT Malaysia. Ia mengungkapkan pula, selain 4 orang ditangkap, masih ada 4 tersangka warga Korea Utara yang terlibat dalam kasus ini. Mengenai keberadaan 4 tersangka tersebut, Ibrahim menyatakan, pihak kepolisian tidak dapat mengungkapkan terlalu banyak informasi.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok