Indonesia Umumkan Hentikan Segala Kerja Sama Militer dengan Australia

2017-01-05 13:06:08 CRI

Indonesia Umumkan Hentikan Segala Kerja Sama Militer dengan Australia

Pihak militer Indonesia kemarin (4/1) mengumumkan secara menyeluruh menghentikan hubungan kerja sama militer dengan Australia karena pihak militer Australia diduga menghina tentara Indonesia dan Pancasila yang dianggap sebagai dasar ideologi negara.

Awal mulanya adalah, seorang pengajar pasukan istimewa Indonesia yang mengajar di sekolah pasukan khusus Australia menemukan isi yang mencemarkan tentara Indonesia dalam bahan pengajaran. Setelah itu, ia mengajukan keberatan kepada kepala sekolah pasukan khusus itu, namun setelah itu, ia menemukan isi yang menghina isi Pancasila Indonesia.

Menurut UUD Indonesia, Pancasila merupakan dasar ideologi negara Indonesia dan juga simbol negara Indonesia.

Pengajar itu kemudian melaporkannya kepada Kementerian Pertahanan Indonesia. Pihak militer Indonesia berpendapat, dalam segala kerja sama internasional, saling menghormati merupakan pondasi kerja sama. Pihaknya pada tanggal 9 Desember lalu secara resmi mengirimkan surat kepada tentara Australia untuk mengumumkan diberhentikannya kerja sama militer antara kedua negara.

Meski sejumlah media tanah air telah melakukan sejumlah pemberitaan mengenai hal itu, pihak militer Australia sama sekali tak menyinggung keadaan konkret bagaimana pihak militernya menghina tentara Indonesia dan Pancasila. Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu dalam wawancara mengatakan, pihak militer Australia telah menindak seorang letnan. Masalah ini ternyata ditimbulkan dalam persengketaan antara personel militer lapisan menengah dan bawah kedua tentara.

Ryamizard yakin bahwa pihak militer dan pemerintah Australia tak berniat menghina Indonesia. Ia bahkan menghimbau agar media Indonesia jangan "menggoreng" isu tersebut karena itu tidak menguntungkan hubungan kedua negara. Ia menyatakan, ia tak lama lagi akan menuju Australia untuk mendengarkan penjelasan pihak Australia dan membahas bagaimana kedua pihak terus bekerja sama.

Seorang anggota DPR/MPR menyatakan, kerja sama militer hanya merupakan bagian kecil dalam kerja sama kedua negara. Ia yakin, meski kerja sama militer menghadapi sejumlah kesulitan, hubungan kedua negara tetap tak akan terganggu.

Indonesia dan Australia adalah negara tetangga dan dalam beberapa tahun ini terus berharap meningkatkan kerja sama ekonomi dan militer, dan kedua negara juga telah membentuk mekanisme pertemuan menteri luar negeri dan menteri pertahanan. Akan tetapi, hubungan bilateral terus menghadapi jalan berliku. Kedua negara juga berselisih pendapat pada serangkaian peristiwa seperti penempatan pengungsi dan penindakan terhadap penyelundup narkoba.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok