Projek Jalan Kereta Api Cepat Singapura-Malaysia Sediakan Banyak Peluang Bisnis

2016-12-21 11:41:45

Baru-baru ini, pemerintah Singapura dan pemerintah Malaysia menandatangani persetujuan bilateral yang berefek hukum mengenai projek jalan kereta api cepat Singapura-Malaysia. menurut target pembangunan, pada 10 tahun kemudian, di kawasan Asia Tenggara akan dilahirkan jalan kereta api cepat yang pertama. Kedua negara tersebut menyatakan akan menugaskan mitra eksploitasi bersama projek ini pada awal tahun depan, untuk menyediakan administrasi, usulan teknik dan pembelian berkaitan dengan sistem dan operasi jalan kereta api cepat, menyusun standar teknik dan keamanan jalan kereta api cepat Singapura-Malaysia; dan memulai tender bersama pada triwulan keempat tahun depan, mengenai desain dan pembikinan sarana termasuk kereta api, tenaga listrik dan sistem sinyal projek jalan kereta api cepat, serta administrasi sistem jalan kereta api cepat. Pemenang tender akan ditentukan sebelum akhir tahun 2018.

Harian Lianhezaobao Singapura memberi komentar bahwa projek pembangunan jalan kereta api cepat merupakan suatu tonggak bersejarah penting hubungan bilateral, kedua negara menandatangani persetujuan bilateral dengan penuh mencerminkan ketekadan politik dan keinginan kerja sama pemimpin-pemimpin kedua negara, juga melambangkan diperkukuhnya lebih lanjut hubungan Singapura dan Malaysia yang bertetangga.

Panjang seluruhnya jalan kereta api cepat Singapura-Malaysia mencapai 350km, di antaranya 335km di dalam wilayah Malaysia, 15km lainnya di wilayah Singapura, dan totalnya mempunyai 8 stop. Menurut desain, projek tersebut akan beroperasi secara dua rel, dan kecepatan tertinggi dapat mencapai 350km perjam, dengan investasi senilai US miliar. Diperkirakan projek ini akan mulai dibangun pada dua tahun mendatang, dan resmi dioperasi sebelum akhir tahun 2026. Setelah jalan kereta api cepat digunakan, dari Kuala Lumpur Malaysia ke Singapura hanya perlu 90 menit, jauh lebih cepat daripada sekarang yang perlu 4-5 jam.

Menurut pakar terkait Malaysia, projek tersebut membawakan perkembangan jalan kereta api kawasan ASEAN memasuki periode baru. dia berpendapat bahwa projek ini dapat meningkatkan interkoneksi, menghemat waktu, juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negar, serta menarik lebih banyak investasi langsung dan wisatawan.

Selain itu, pakar berpendapat pula bahwa projek jalan kereta api cepat juga berpotensi besar untuk menyediakan peluang investasi, di daerah kota dan desa sepanjang jalan, eksploitasi properti, pariwisata, lalu lintas, makanan maupun bisnis lainnya serta industri jasa, semuanya akan menyambut peluang perkembangan.

Perusahaan-perusahaan dari Tiongkok, Jepang, Perancis, Spanyol dan Jerman masing-masing menyatakan bersedia ikut serta dalam tender projek tersebut, PM Singapura Lee Hsien Loong menyatakan, bahwa dia tahu banyak perusahaan ingin berpartisipasi dalam tender, mungkin persaingannya akan sangat besar. Sedangkan pihak Malaysia menyatakan, bahwa peraturan pendanaan yang diajukan pesaing tender akan memasuki penilaian nanti.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok