Presiden Filipina Sebut Kemungkinan “Berpisah” dengan AS

2016-10-05 10:02:44

Presiden Filipina Rodrigo Duterte kemarin (4/10) menyatakan kemungkinan “berpisah” dengan AS dalam masa baktinya. Gedung Putih menanggapi pernyataan tersebut dan menyebutkan bahwa jalur komunikasi diplomatik kedua negara tetap lancar.

Dalam pidatonya di depan pertemuan Perhimpunan Orang Filipina Keturunan Orang Yahudi kemarin, Duterte menekankan perlunya mengubah politik luar negeri dan kemungkinan berpisah dengan AS, dan akan mengembangkan hubungan dengan Rusia dan Tiongkok.

Duterte menyatakan Filipina merasa kecewa atas kinerja AS.

Juru bicara Gedung Putih AS Josh Ernest dalam jumpa pers kemarin menyatakan, jalur komunikasi diplomatik AS dengan Filipina tetap lancar. Ia mengatakan, AS belum menerima informasi resmi apa pun tentang penyesuaian hubungan bilateral dari jalur tersebut.

Latihan militer pendaratan amfibi AS-Filipina (PHIBLEX) kemarin resmi dimulai di markas besar pasukan marinir Angkatan Laut Filipina di Manila. Latihan tahun ini melibatkan 1.100 tentara AS dan kurang lebih 500 tentara Filipina. Dibanding latihan tahun lalu, skala latihan amfibi tahun ini ternyata lebih kecil.

Sebelumnya Duterte menyatakan, latihan militer bersama Filipina-AS kali ini akan menjadi latihan militer terakhir antara kedua negara.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok