Penyambungan Strategi Pembangunan Tiongkok-Laos Dorong Perkembangan Laos dan Kawasan

2016-09-29 12:18:40

Penyambungan Strategi Pembangunan Tiongkok-Laos Dorong Perkembangan Laos dan Kawasan

Tahun ini adalah genap 55 tahun terjalinnya hubungan diplomatik Tiongkok-Laos. Baru-baru ini, anggota politbiro Partai Revolusi Rakyat Laos selaku Walikota Vientiane, yang juga Ketua Asosiasi Persahabatan Laos-Tiongkok Sinlavong Khouthphaytthoune dalam wawancara dengan wartawan CRI di Vientiane menilai tinggi hubungan Laos-Tiongkok. Dia mengatakan, bahwa “Satu Sabuk Satu Jalan” yang diajukan Tiongkok sangat sesuai dengan strategi yang disusun pemerintah Laos, yakni mengubah “daratan yang terkunci” menjadi “daratan yang terkoneksi”. Kedua projek tersebut saling melengkapi, dan menjadi penggerak untuk mendorong perkembangan Laos dan kawasan.

Sinlavong menilai tinggi hasil berlimpah yang tercapai selama 55 tahun ini sejak terjalinnya hubungan diplomatik kedua pihak. Dia menunjukkan bahwa kerja sama Tiongkok-Laos sangat mempunyai makna strategis, kerja sama pragmatis kedua negara memberi manfaat nyata kepada kedua negara dan rakyat kedua negara.

Dia mengatakan, selama puluhan tahun ini, hubungan persahabatan kedua negara diperdalam terus, kerja sama kedua negara telah diperluas ke berbagai bidang, dan meliputi sebagian besar provinsi Laos. Kini Vientiane sebagai ibukota Laos telah menjalin hubungan kota persahabatan dengan banyak kota di berbagai provinsi di Tiongkok, dan membentuk hubungan kerja sama yang baik. Tiongkok adalah salah satu negara yang memberi bantuan terbanyak kepada Laos, khususnya proyek satelit No.1 Laos dan proyek jalur kereta api Tiongkok-Laos yang mendapatkan pinjaman lunak Tiongkok, sehingga telah menjadi model bagi kerja sama Laos-Tiongkok pada era baru.

Sinlavong menilai tinggi prakarsa “Satu Sabuk Satu Jalan” yang diajukan Tiongkok, selama 3 tahun ini telah memberi kesempatan perkembangan kepada Laos. Dia mengatakan bahwa usulan “Satu Sabuk Satu Jalan” sangat sesuai dengan strategi Laos untuk mengubah “daratan yang terkunci” menjadi “daratan yang terkoneksi”, ini bermanfaat bagi Laos untuk memainkan keunggulan geografisnya, dan secara kuat mendorong perkembangan Laos dan kawasan ini.

Berbicara tentang hubungan Tiongkok dengan ASEAN, Sinlavong menyatakan, sebagai negara ketua bergilir ASEAN pada tahun ini, Laos memberi upaya positif dalam proses pendorongan perkembangan hubungan Tiongkok dengan ASEAN, juga mendorong kerja sama kedua pihak mencapai sejumlah hasil praktis.

Tahun ini juga adalah genap 75 tahun berdirinya CRI dan ulang tahun ke-10 Radio FM93 CRI di Vientiane. Sinlavong juga menilai tinggi peranan penting CRI dalam proses pendorongan kerja sama bersahabat antara Laos-Tiongkok.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok