Duterte Tuntut Pasukan Khusus AS Tinggalkan Filipina

2016-09-13 10:54:50

Menurut Harian The Philippine Star, Presiden Filipina Duterte kemarin dalam perintahnya menuntut semua pasukan khusus AS di daerah Mindanao, bagian selatan Filipina meninggalkan Filipina. Personal militer AS tersebut selalu merupakan penasehat militer Filipina untuk memukul elemen bersenjata ekstrimis Filipina. Duterte menyatakan, dia sudah lama ingin menilai kembali kebijakan diplomatik Filipina.

Duterte dalam pidatonya kemarin memamerkan bahan gambar dan tulisan AS membunuh muslim selama zaman kolonial, dan ini adalah alasannya untuk menuntut pasukan khusus AS meninggalkan Filipina. Menurut Duterte, situasi di daerah Mindanao memburuk terus, jika pasukan khusus AS itu terus berada di sana, muslim lokal akan semakin gelisah. Seandainya organisasi ekstrim seperti Abu Sayyaf melihat orang AS, akan menculik mereka dan minta tebusan, lalu membunuh mereka.

Menurut Duterte, sekutunya Filipina dengan Barat adalah sumbernya kekacauan terus Filipina, dia menyatakan tidak ingin berkontradiksi dengan AS, namun penasehat filiter itu harus pergi.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok