Pembangunan Jalan KA Tiongkok-Laos Tunjukkan Harapan Perkembangan Baru

2016-09-02 11:19:07

Menurut laporan Kementerian Pekerjaan Umum dan Transportasi Laos, proyek jalan Kereta Api (KA) Tiongkok-Laos akan mendatangkan keuntungan nyata kepada Laos di bidang pembangunan infrastruktur, strategi konektifitas dan kerja sama, penyerapan investasi asing dan pengurangan biaya produksi.

KA Tiongkok-Laos sepanjang 418 kilometer dan dirancang dengan kecepatan 160 km per jam, ujung utara kereta menyambung dengan KA Yuxi-Mohan di dalam wilayah Tiongkok, sedangkan ujung selatan kereta menyambung dengan KA Nong Khai- Bangkok, akan menjadi bagian penting dalam jaringan KA Trans-Asia (TAR) setelah dirampungkan.

Menurut laporan tersebut, KA Tiongkok-Laos akan memberikan dukungan infrastruktur kepada visi Laos yang ingin berubah dari “land-locked state (negara terkunci)” menjadi “land-linked country”, sementara itu juga akan membantu Laos untuk memperluas kerja sama dan konektivitas dengan Tiongkok dan kawasan ASEAN. KA Tiongkok-Laos akan menjadi alat penting Laos untuk menarik investasi asing, selain itu, juga akan mendatangkan lebih banyak dana, teknologi maju dan sumber daya manusia. Di atas dasar itu, Laos dapat mendorong perdagangan, meningkatkan pertukaran personel, mengembangkan usaha pariwisata serta mengurangi biaya produksi dan menyediakan lowongan kerja, sehingga mewujudkan perkembangan berkelanjutan negara.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Industri dan Perdagangan Universitas Nasional Laos (NUOL ) menyatakan, jalur KA tersebut akan memperbaiki keadaan tingginya harga barang di Laos, khususnya mendorong perbaikan taraf kehidupan rakyat di daerah pinggiran bagian Utara Laos.

Periset Kehormatan Komisaris Riset Negara Thailand menyatakan, sebagai bagian dari jaringan KA Trans-Asia, KA Tiongkok-Laos mempunyai peranan penting bagi pembangunan Laos. Daerah di sepanjang jalur KA Tiongkok-Laos akan berkembang menjadi kawasan perekonomian aktif, mendorong perkembangan industri pengemasan, pergudangan dan logistik, sementara itu, perindustrian, perdagangan ekspor-impor, investasi pedagang asing dan perkembangan pariwisata akan memperoleh dukungan kuat. Dengan jalur KA itu, Laos akan menjadi negara transit penting di kawasan ASEAN, dan akan memperlihatkan nilai ekonomi dan sosialnya sebagai pusat transportasi.

Wakil Direktur Pusat Riset Tiongkok Universitas Nasional Laos (NUOL) menyatakan, tahun-tahun belakangan ini, Tiongkok terus meningkatkan investasi ke Laos, sehingga telah memperbaiki kesejahteraan Laos. Pembangunan KA Tiongkok-Laos adalah tahap pertama konektivitas ASEAN dan Tiongkok, akan dengan lebih lanjut mendorong kerja sama ASEAN-Tiongkok, menyediakan peluang perkembangan yang penting kepada ASEAN, dan memberikan manfaat kepada rakyat berbagai negara.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok