Pakar Myanmar: Kunjungan Aung San Suu Kyi ke Tiongkok Memperkokoh Persahabatan Kedua Negara

2016-08-29 11:23:22

Atas undangan Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang, Penasehat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi mengadakan kunjungan ersmi ke Tiongkok pada 17-21 Agustus lalu. Kunjungan kali ini merupakan kunjungan pertama pemimpin negara Myanmar sejak pembentukan pemerintah baru Myanmar. Selama kunjungan Aung San Suu Kyi, pemimpin negara kedua negara bertukar pendapat secara mendalam mengenai hubungan bilateral dan masalah yang menarik perhatian bersama, dan mencapai kesepahaman penting yang luas. Ketua Institut Strategi dan Internasional Myanmar dalam wawancara dengan wartawan menyatakan, Aung San Suu Kyi memilih Tiongkok sebagai negara pertama kunjungannya di luar negara-negara anggota ASEAN, ini adalah suatu keputusan yang bijaksana, dan memperkokoh persahabatan Tiongkok-Myanmar.

Dia mengatakan, Aung San Suu Kyi sangat mementingkan hubungan internasional, lebih-lebih hubungan dengan negara-negara tetangga.

Dia mengatakan, ada orang pernah berkhawatir, setelah NLD berkuasa, akan memihakkan negara Myanmar ke Barat. AS dan Jepang pernah mengundang Aung San Suu Kyi berkunjung ke negaranya, tetapi Aung San Suu Kyi akhirnya memilih ke Tiongkok, ini merupakan keputusan yang bijaksana.

Ditekankannya, bahwa dalam pertukaran ada suatu titik yang sangat penting, yaitu saling membantu. Tiongkok akan menghadiri Konferensi Panglong abad ke-21 pada akhir bulan ini sebagai pemantau, justru untuk mendorong proses perdamaian Myanmar. Pada masa depan, jika Myanmar dapat mewujudkan perdamaian, dia yakin Tiongkok akan terus membantu perkembangan ekonomi Myanmar, agar menghapuskan kemiskinan.

Di bidang ekonomi dan perdagangan, dia bersikap prospek pada masa depan perdagangan bilateral dan investasi dari Tiongkok.

Mengenai prakarsa “Satu Sabuk Satu Jalan” dan Koridor ekonomi Bangladesh-Tiongkok-India, dia mengatakan, bahwa mengenai projek-projek yang ternyata akan menguntungkan negara-negara di sekitarnya termasuk Myanmar, pemerintah Myanmar telah menegaskan akan mendukung. Dia berpendapat, bahwa sebagai negara berkembang, Myanmar menjadi negara anggota pencipta AIIB, memperoleh dukungan AIIB, dan ini mempunyai arti penting bagi perkembangan Myanmar.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok