Kebijakan Ekonomi Baru Myanmar Mengundang Perhatian Dunia

2016-08-18 12:20:02

Pemerintah Uni Demokratis Nasional Myanmar baru-baru ini mengumumkan dokumen kebijakan ekonomi pertama sejak pembentukan pemerintah baru. Dokumen tersebut berjumlah tiga halaman dan mencakup 12 kebijakan baru. Meski kebijakan ekonomi baru pemerintah Myanmar itu sangat singkat, namun mengundang perhatian kalangan politik dan pengusaha internasional.

Banyak pakar ekonomi berpendapat, kebijakan ekonomi baru Myanmar dalam bentuk dokumen itu menyampaikan tujuan ekonomi tentang pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada manusia, penyeimbangan pemanfaatan sumber daya alam antara berbagai provinsi dan dukungan kepada kerujukan nasional dan usaha perdamaian.

Pertama, membangkitkan keyakinan para investor. Banyak media mengatakan, pada periode pemerintah U Thein Sein dan pemerintah militer sebelumnya, investasi di Myanmar selalu membutuhkan suatu prosedur yang panjang, berbagai lembaga mempunyai peraturan yang berbeda sehingga sangat memusingkan para investor.

Kebijakan baru mengemukakan sejumlah langkah untuk mengubah kondisi tersebut. Secara konkret, dokumen kebijakan ekonomi mengatakan, berencana meningkatkan legislasi untuk menarik investasi modal asing, melindungi HaKI, menerapkan kebijakan keuangan publik yang transparan dan stabil, dan juga akan mendigitalisasi sejumlah sistem pemerintah dan mendorong penanganannya berdasarkan peraturan.

Pada saat dokumen kebijakan ekonomi itu dikemukakan, Penasihat Negara Myanmar Aung San Su Kyi dalam pidatonya menunjukkan, banyak orang ragu untuk menanam modal di Myanmar, dan pemerintah Myanmar tengah meneliti konsep yang lebih detail untuk menarik modal asing dan akan mengumumkannya di kemudian hari.

Kedua, menyampaikan banyak peluang bisnis yang menggiurkan. Dokumen kebijakan ekonomi menyinggung, pemerintah Myanmar akan mencurahkan tenaga dalam pembangunan infrastruktur dan memprioritaskan dipercepatnya pembangunan fasilitas tenaga listrik, transportasi, pelabuhan dan lain sebagainya.

Suplai listrik Myanmar sekarang ini hanya mencakup 40 persen populasi, pembangunan jalan raya dan pelabuhan juga perlu diperluas demi terbentuknya jaringan lalu lintas yang sempurna dan memecahkan kesulitan yang membatasi pembangunan. Ini mungkin menandakan, pemerintah Myanmar ke depannya akan menyediakan banyak kesempatan kepada negara dan perusahaan yang berpengalaman di bidang pembangunan infrastruktur internasional.

Selain bidang pembangunan infrastruktur, dalam kebijakan ekonomi baru pemerintah Myanmar juga ada isi tentang pembangunan sumber daya manusia (SDM), termasuk mendorong perkembangan pendidikan kejuruan dan peningkatan penataran SDM. Sejumlah tokoh kalangan pengusaha Myanmar berpendapat, Myanmar kini sangat perlu membangun sejumlah pusat pendidikan kejuruan untuk mencetak insinyur dan sejumlah tenaga trampil.

Ketiga, kebijakan ekonomi baru mempunyai rancangan jangka panjang. Myanmar sangat kaya akan sumber daya alam dan tingkat tutupan hutan sekitar 40 persen. Myanmar juga kaya akan sumber daya alam seperti permata, penyediaan air, migas dan lain sebagainya. Banyak orang berpendapat, Myanmar dapat menjadi negara kaya di Asia Tenggara dengan mengandalkan eksploitasi sumber daya alam dan ekspornya,.

Akan tetapi, dalam dokumen kebijakan ekonomi yang baru, pemerintah Myanamar tidak menyinggung kekayaan sumber daya di dalam negeri, dan lebih banyak menyinggung pelestarian lingkungan dan perlindungan warisan budaya dalam pembangunan.

Dokumen juga mengatakan, ekonomi Myanmar hendaknya dikembangkan secara seimbang, di samping mengembangkan industri manufaktur, pemerintah juga akan menunjang pertanian, akuakultur dan Usaha Kecil dan Menengah.

Sejumlah pengamat yang mengikuti perkembangan Myanmar dalam jangka panjang berpendapat, kebijakan ekonomi baru yang dikemukakan pemerintah Myanmar memanifestasikan jalan pemikiran ekonomi Uni Demokratis Nasional dan merupakan sebuah cetak biru yang baik. Namun, dalam tahap pelaksanaan ke depan masih perlu diperinci dan diperpadat. Para investor di Myanmar berpendapat, pemerintah Myanmar tengah melakukan upaya dan masyarakat juga tengah menantikannya. Pembangunan Myanmar menunjukkan optimism.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok