Yingluck Kritik Referendum Konstitusional Thailand Sebagai Kemunduran Negara

2016-08-09 10:57:52

Setelah referendum konstitusional yang diadakan pihak militer Thailand berakhir, mantan Perdana Menteri Thailand Yingluck kemarin(8/8) menyatakan, ia menerima pilihan rakyat Thailand, tapi mengkritik hasil pemungutan suara yang menguntungkan pihak militer sebagai kemunduran negara.

Kemarin Yingluck melalui akun Facebook menyatakan pendapatnya terhadap referendum konstitusional Thailand. Hari minggu lalu, Thailand mengadakan pemungutan suara bagi rancangan konstitusi baru Thailand, melalui penghitungan 94% suara, hasil menunjukkan, 61,4% suara menyetujui rancangan konstitusi baru, suara menentang mencapai 38,6%. Bagi ini, Perdana Menteri Thailand Prayuth menyatakan, rakyat Thailand tidak memilih jalan lama, melainkan memilih masa depan yang tidak pasti.

Sebagai mantan perdana menteri yang digulingkan pihak militer Thailand, Yingluck mengatakan, karena pihak militer Thailand melarang perdebatan atau mencari suara, rakyat tidak mempunyai kesempatan untuk memaparkan pendirian atau mengecam rancangan konstitusi, ia tidak merasa heran jika hasil pemungutan suara cenderung berpihak ke militer.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok