Pernyataan Bersama Menlu RRT-ASEAN Menyangkal Kasus Arbitrase Laut Tiongkok Selatan

2016-07-28 11:23:38

Seminar ahli yang diselenggarakan oleh Akademi Masalah Internasional Tiongkok mengenai kasus arbitrase Laut Tiongkok Selatan hari Selasa (26/7) digelar di Beijing. Wakil direktur akademi tersebut Ruan Zongze menyatakan, pernyataan bersama yang diumumkan menteri luar negeri Tiongkok dan ASEAN mengenai pelaksanaan Deklarasi Prilaku Para Pihak Laut Tiongkok Selatan di Vientiane, Laos Senin lalu sebenarnya menyangkal kasus arbitrase Laut Tiongkok yang diajukan sepihak oleh bekas pemerintah Filipina, langkah tersebut mempunyai arti penting dan menjangkau jauh.

Dalam pertemuan menteri luar negeri Tiongkok-ASEAN, kedua pihak dalam pernyataan bersama berkomitmen untuk kembali ke rel tepat penyelesaian pertikaian melalui konsultasi oleh pihak-pihak terkait, sekaligus menyampaikan informasi positif bahwa Tiongkok dan ASEAN bersama-sama memelihara kestabilan Laut Tiongkok Selatan.

Ruan Zongce mengatakan, Tiongkok dan ASEAN sebenarnya sudah melintasi kasus arbitrase dan kembali ke Deklarasi Prilaku Para Pihak Laut Tiongkok Selatan. Karena pasal kedua pernyataan bersama dan pasal keempat Deklarasi adalah sama sepenuhnya, yaitu pertikaian perlu diselesaikan melalui perundingan bilateral yang selalu dipertahankan oleh pihak Tiongkok. Pihak-pihak terkait yang terpenting Tiongkok dan ASEAN sekali lagi membenarkan dan menyetujui penyelesaian pertikaian Laut Tiongkok Selatan melalui perundingan bilateral, dari sudut lainnya telah menyangkal kasus arbitrase, oleh karena itu kasus arbitrase dianggap ilegal dan tidak berlaku, sementara mengganggu hubungan antara Tiongkok dengan ASEAN.

Selama pertemuan menteri luar negeri Asia Timur yang diadakan di Vientiane, Laos, menteri luar negeri dari AS, Jepang dan Australia pada Senin lalu telah mengadakan "dialog strategis tingkat menteri", meluncurkan pernyataan bersama, secara tak beralasan menuntut Tiongkok untuk "menaati" putusan ilegal mahkamah arbitrase sementara. Ruan Zongze berpendapat, kasus arbitrase Laut Tiongkok Selatan didalangi oleh negara-negara tertentu di luar kawasan, dalam rangka mencoba mengacaukan kawasan tersebut. Ia mengatakan, Tiongkok dan ASEAN adalah pihak terkait yang paling langsung terkait pertikaian Laut Tiongkok Selatan, yang membingungkan ialah, sejauh ini pernyataan sikap Tiongkok, ASEAN bahkan Filipina sangat menahan diri, namun sejumlah negara di luar kawasan malah mengambil sikap sebaliknya, mencoba mengacaukan kawasan Laut Tiongkok Selatan, menghasut hubungan antara Tiongkok dengan ASEAN. Kalau perbuatan mereka itu dibiarkan saja, maka akhirnya dibayar adalah Tiongkok dan negara-negara ASEAN.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok